logo blog
Selamat Datang Di Blog Pramuka SMK N 1 Rembang
Terima kasih atas kunjungan Anda,
semoga apa yang kami share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk Nusa dan bangsa.
✖

MATERI PRAMUKA- SEJARAH PRAMUKA


Related image

Sejarah kepanduan telah berlangsung lebih dari satu abad, dimulai pada peralihan abad 19-20. Pelopornya tidak lain adalah Bapak Pandu sedunia, Lord Baden Powell. Kecintaan Powell terhadap aktivitas luar ruang terbentuk sejak kecil. Dilahirkan tanggal 22 Februari 1857, Robert Baden-Powell merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara (sepuluh bila tiga orang saudaranya yang meninggal ketika bayi dihitung). Masa kecilnya dihabiskan dengan banyak bermain di hutan kecil di samping sekolahnya. Powell terkenal sebagai anak yang serba bisa. Selain keterampilannya pada aktivitas outdoor, Powell juga piawai dalam hal melukis, melawak, menyanyi, dan menjadi aktor drama. Tetapi, Powell memang pada dasarnya jauh lebih suka aktivitas outdoor ketimbang belajar dalam kelas. Ia akhirnya gagal masuk perguruan tinggi bergengsi Universitas Oxford, dan sebaliknya berhasil cemerlang masuk dalam jajaran militer.

Kariernya dalam dunia militer melejit pesat. Ia melanglang buana ke banyak negeri dan mengasah keterampilan mengintai dan mencari jalan. Pengetahuannya di bidang tersebut dituangkannya dalam beberapa buku terlaris seperti :
Reconaissance and Scouting;Boy Scouts, a Suggestion; Boy Scout Scheme;dan Girl Guiding; Aids to Scouting (memandu untuk membantu) dan Scouting for Boys (memandu untuk anak-anak). Salah satu pengalaman beliau yang ditulis dalam buku adalah, pengalaman mengalahkan Kerajaaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu. Buku inilah yang menjadi tonggak lahirnya Penggalang dan ditulis pada tahun 1908.Pada tgl 27 Juli 1907 diadakanlah perkemahan pertama bersama 21 orang anggota Boys Brigade di Pulau Brown Sea/laut Coklat.
Tahun 1916 beliau mengarang sebuah buku yang berjudul ‘The Jungle Book’ yang menceritakan seorang anak yang diasuh oleh serigala. Anak tersebut bernama ‘Mowgli’. Buku ini merupakan penceritaan kembali sebuah buku yang dikarang oleh Rudyard Klipping dan menjadi tonggak lahirnya Kepanduan Siaga. Tahun 1918 beliau mengarang buku Rovering to Sucess (mengembara ke Pulau Bahagia). Buku ini menceritakan tentang seorang pemuda yang mengembara menuju Pulau Bahagia dan melewati 5 karang :
1.      Karang Wanita
2.      Karang Anti Tuhan
3.      Karang Minuman Keras
4.      Karang Kemunafikan
5.      Karang Perjudian
Di samping itu, ia menciptakan metode inovatif pelatihan prajurit yang kurang pengalaman lapangan. Peserta yang lulus dari pelatihan ini memperoleh lencana Fleur-de-Lys yang simbolnya digunakan sebagai lambang organsiasi pandu di kemudian hari. Selain itu, keberhasilan militernya yang paling menonjol adalah mempertahankan kota Mafeking dari serangan militer kaum Boer yang berkekuatan tiga kali lipat dalam perang Boer di Afrika Selatan.

Saat mempertahankan kota Mafeking inilah, Powell semakin memperhatikan kehidupan para anak dan remaja. Mereka tampak bosan bila hanya mengurung diri di dalam rumah. Powell, menrancang aktivitas outdoor bagi para anak dan remaja ini bahkan melibatkan mereka sebagai penolong dalam beberapa aktivitas militer. Perhatian terhadap kehidupan anak dan remaja terus dibawanya ketika ia kembali ke Inggris.

Tanpa ada kegiatan positif, generasi muda Inggris semakin kacau hidupnya. Impian Powell adalah agar para anak dan remaja bisa menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan outdoor yang positif sehingga mereka tidak salah arah.

Impiannya ini dikerjakannya dengan sangat tekun dan bersemangat. Ketekunan dan semangat yang luar biasa mengejar impian mulia ini membuat banyak orang tertular dan dengan senang hati bekerja sama membantu Powell mewujudkan impiannya. Mungkin akibat ketekunan yang berlebihan ini, Powell terlambat menikah. Ia baru menikah dengan Olave St. Clair Soames pada usia 54 tahun.
Tahun 1918 Baden Powell membentuk Rover Scout (Pramuka penegak). Tahun 1920 diadakan Jambore Dunia I di Lapangan Olypia, London yang diikuti 27 peserta. Disini beliau diangkat sebagai Bapak Pandu Dunia dengan gelar Chief Scout of The World. Thn 1929 beliau mendapat gelar Lord dari kerajaan Inggris. Atas bantuan adiknya (Agnes Boden Powell) beliau mendirikan Kepanduan Putri (Giri Guides) dan kemudian diteruskan oleh istrinya. Orang yang pertama kali masuk Pramuka adalah Warner Goodyear.
Tahun 1914 Baden Powell mulai menulis petunjuk untuk kursus pembina Pramuka. Rencana ini baru dapat dilaksanakan pada tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F.de Bois Macleren, Baden Powell mendapat sebidang tanah di Chingford, yang digunakan sebagai tempat pendidikan pembina Pramuka. Tempat ini terkenal dengan nama Gillwel Park.Beliau meninggal dunia tgl 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.
Keberhasilannya memelopori dan membesarkan gerakan pramuka membuatnya memperoleh hadiah prestisius: Carnegie Prize. Ia wafat pada usia tua (83 tahun) di Paxtuu, Afrika.Memiliki impian mulia, ketekunan dan semangat mewujudkan impian itu, mendayagunakan keterampilan yang dimiliki, serta bekerja sama dengan banyak orang, tampaknya faktor-faktor itulah yang menjadi kunci keberhasilan Lord Baden-Powell yang layak ditiru oleh Generasi Muda.

Enter your email address to get update from Pramuka SMK N 1 Rembang.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

Toko Pramuka ScoutAddict Kediri menyediakan berbagai macam atribut, perlengkapan dan aksesoris pramuka
Info pemesanan WA> 081217746083
Info produk lihat di blog http://scoutaddictindo.blogspot.co.id/

Kakak-kakak bisa juga belanja di marketplace ScoutAddict
Tokopedia : https://www.tokopedia.com/scoutaddict
Bukalapak : https://www.bukalapak.com/u/scoutaddict?from=dropdown

Balas

Copyright © 2013. PRAMUKA SMK N 1 REMBANG - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger